Jumat, 18 Oktober 2013

Backup partisi drive C: [OS System] dengan Acronis True Image


Backup partisi drive C: [OS System] dengan Acronis True Image

by  • February 11, 2013 • Regarding IT • 12 Comments

Beberapa waktu lalu, saya kedatangan rekan vendor salah satu penyedia jasa Security Access dan CCTV. Secara background, kita sama2 memiliki basic IT, namun tentu saja kita memiliki spesialis masing2. Seperti beliau yang memiliki spesialis di bidang hardware dan software tentang Security Access dan CCTV, sedangkan saya memiliki spesialis pada Desktop Support. Maka dari itu, saat kawan saya ini mengeluhkan laptopnya yang sering mengalami windows corrupted, seperti biasa dia menyerahkan sepenuhnya pada saya. Analisa singkat saya, hal itu tejadi karena terlalu seringnya dia melakukan proses install-uninstall SQL Server hingga software2 security system yang beraneka ragam.
Karena kejadian seperti ini terulang beberapa kali (maklum laptop ini digunakan berjamaah), maka saya mencoba memutar otak agar tidak setiap laptop kawan saya mengalami masalah, saya harus menginstall ulang lagi dan lagi. Akhirnya saya teringat pada salah satu aplikasi backup partisi yang bisa dengan mudah mengatasi hal ini, yakni “Acronis True Image”.
Sebelum menggunakan aplikasi ini, seharusnya OS dan aplikasi pendukung sudah dalam keadaan fix dan ready. Artinya semua hardware driver dan aplikasi basic pendukung (seperti MS Office, Antivirus, Adobe Reader, Adobe Flash Player, Java, dll) sudah terinstall dengan baik. Barulah kita siap melakukan pembackupan. Berikut adalah tutorial singkat untuk membackup partisi menggunakan Acronis True Image:
  • Download aplikasi Acronis dalam bentuk file ISO dimari
  • Untuk membuat USB bootable, anda bisa menggunakan aplikasi FlashBoot 2.0b, silakan downloaddimari
  • Setelah selesai download jalankan aplikasi Flashboot 2.0b, kemudian Klik Next
    ac1
  • Pilih CD -> USB
    ac2
  • Pilih “Image File”, kemudian browse ke image ISO yang telah anda download tadi, kemudian klik next
    ac3
  • Pilih USB device yang anda gunakan
    ac4
  • Isikan sbb:
    volume label: ACRONIS
    Map to (at boot time): A
    File System: FAT32
    kemudian klik next
    ac5
  • Kemudioan klik “format now”
    ac6
  • Tunggu hingga proses selesai seperti dibawah
    ac7
Untuk memulai menjalankan Acronis, silakan booting computer anda dan pastikan first booting option anda sudah terarah pada Flashdisk
  • Pilih “Acronis True Image”
    ac8
  • Klik “backup” kemudian klik “Data and Partition Backup”
    ac9
  • Pilih partisi tempat anda menginstall Windows/OS, kemudian klik next
    ac10
  • Pilih “create new backup archive”, kemudian klik “browse”  untuk lokasi penyimpanan data backup, serta tuliskan juga nama file backup anda (pastikan file akan tersimpan di partisi yang berbeda), setelah itu klik OK
    ac11
  • Pilih “Create The Full Backup Image Archive”, kemudian klik next
  • Klik tombol “option” jika diperlukan, seperti untuk pemilihan Tingkat Compression,
Catatan:
None – File Backup sama dengan file system yang anda Backup
Normal – tingkat kompresi standar, waktu RESTORE Standar (Recommended)
High – File Backup lebih kecil, tapi saat RESTORE makan waktu lama
  • Klik OK/Next terus sampai dengan muncul tombol Processed
  • Tunggu beberapa saat hingga selesai (lama backup tergantung pada besarnya file anda), kemudian klik OK
  • Tutup aplikasi dan restart PC
Untuk cara restore-nya, saya rasa tidak perlu saya jabarkan lagi disini, karena aplikasi isi begitu mudah dugunakan, sebab Interfacenya mirip sekali dengan aplikasi2 lainnya di Windows yang anda gunakan saat ini J
Note:
Beberapa kawan saya ada yang bertanya, “Mengapa tidak menggunakan System Restore yang terdapat pada Existing OS?”
Jawaban: Menggunakan Acronis, image-nya bisa disimpan di DVD, flashdisk, ato partisi HD yang lain dengan mudah. Bisa juga sebagai cloning, asal spec  komputer dan ukuran HDnya sama :)

ato, aplikasi FlashBoot 2.1b, mungkin bisa dicoba untuk versi yang lebih baru dimari

Sabtu, 12 Oktober 2013

membuat booting flashdisk manual

terkadang dengan membaca artikel ini anda akan bertanya tanya , untuk apa menggunakan flash disk kalau menggunakan cd room aja udah cukup .. eittzzz. jangan bertanya demikian , mengapa ? pernahkah anda memiliki sebuah netbook atau komputer yang tidak ada cd-room nya ? boot menggunakan flash disk sangatlah berguna untuk komputer yang demikian .. dengan menggunakan boot melalui flash disk. banyak keuntungan yang kita dapat.Di antaranya adalah:

1.sangat praktis karena ukurannya, dapat disimpan dalam saku
2.flashdisk adalah alat penyimpan data dan kita bisa leluasa mengubah isi dari flashdisk kita
sehingga flash disk kita memiliki 2 keuntungan , menjadi bootable dan sebagai penyimpan data.

jika kita takut kehilangan data boot dari flash disk kita , tinggal di hidden aja atrributenya dan banyak keuntungan lain yang bisa didapatkan dengan menggunakan flash disk bootable ini.

cara untuk membuat flash disk bootable sebenarnya sangatlah banyak. bisa menggunakan aplikasi ataupun cara manual. cara yang menggunakan aplikasi bisa menggunakan hp-usb format.Aplikasi ini berguna untuk mem-format flash disk dan membuat partisi agar flash disk dapat dikenali dalam sistem bios komputer.sedangkan cara manual memiliki fungsi yang sama dengan dengan di atas . untuk cara manual kita bisa masuk melalui aplikasi berbasis dos yang sudah dibenamkan dalam komputer kamu. yupz bener banget , cmd… jika masih belum tahu klik aja start – run – ketikkan cmd dan jangan lupa untuk menekan enter. ( saya mempraktekannya menggunakan windows vista dan seven,untuk os under vista lebih baik menggunakan aplikasi usb format ). jangan lupa untuk menjalankannya sebagai administrator (run as administrator) .dan jangan lupa , colokin dulu flashdisknya
ketikkan :

1. diskpart ( abis baris ini jangan lupa untuk klik enter yach .! )
2. list disk ( command ini berfungsi untuk melihat daftar disk yang ada pada komputer kamu . )
3. select disk 1 ( dengan asumsi bahwa angka 1 adalah flash disk kamu ,untuk mengenali itu bener bener flash disk kamu atau bukan , inget inget ukuran flashdisk kamu )
4. clean ( command ini berfungsi untuk mengapus boot sector pada flash disk kamu jika sebelumnya sudah ada boot sector di flash disk kamu )
5. create partition primary ( membuat partisi flash disk , umumnya komputer dapat mendeteksi flash disk jika ada partisi yang terpasang di disk )
6. select partition 1 (udah , ikutin aja )
7. active( dari comandnya aja udah ketauan )
8. format fs=fat32( memformat flashdisk, pada label fat32 bisa juga diganti dengan format lain , misalnya ntfs. tetapi untuk membuat flashdisk bootable format flash harus minim fat. jadi saya sarankan untuk menggunakan fat32 )
9. assign ( memerintahkan komputer untuk segera membaca flashdisk kita , jika muncul autorun pada komputer berarti kamu dapat nilai 100 , he he )
10 exit ( dah pasti artinya keluar dari command disk part )
oke bro ,, semua persiapan udah beres ,, saatnya menjalankan aplikasi acronis true image di komputer ,,, ( ya emang di komputer , kalo di angkringan mending makan aja , jadi kenyang , he he )

sorot mouse kamu pada tool – create bootable rescue media ,, selanjutnya klik next terus aja ampe pada opsi bootable media selection. nyante aja bro , gak ada yang bakal gigit kamu kok , mungkin nyamuk2 yang lagi kelaparan minta sumbangan darah ,, wckwckwck

pilih removable disk .. dan klik next .

abis itu tinggal klik proceed aja bro

sebenernya pada tahap ini udah dianggap selesai . cuma tinggal nunggu copy file ajja .
jangan lupa ya untuk men-setting bios untuk first, second , third bootnya menggunakan usb-fdd , usb-zip dan first boot priority nya . flash disk kamu ditempatkan pada urutan pertama .. karena boot komputer biasanya akan menjalankan boot pada urutan pertama.
nah sekarang flash disk kamu udah bisa untuk membackup data dan os kamu ..ini perlu diingat ,, biasanya para tehnisi komputer menggunakan ini untuk menginstall netbook atau juga bisa untuk menginstall komputer untuk banyak kompi .. misalnya warnet , kantor, dsb.

oh iya ,, hampir lupa ,, cara ini juga bisa digunakan untuk membuat installer windows 7 maupun windows vista ke dalam flash disk.

caranya yaitu ,, setelah kamu selesai membuat job di atas , jangan keburu kamu tutup jendela cmd kamu .. ,masukkan dvd installer windows vista/ 7 kamu .
kemudian ketikkan cd d:\boot ( dengan asumsi bahwa d: adalah letak drive dvd installer kamu .. ganti aja ama letak drive dvd intaller kamu .. cara untuk mengetahui letak drive kamu tanpa harus aku kasih tau seharusnya udah tahu .. masih belum .. waduh .. parah ,, pake windows explorer gan )
bootsect/nt60 g: ( dengan asumsi bahwa g: adalah letak drive flash disk kamu .. )

kemudian copy semua file installer ke flash disk kamu
jangan lupa ya untuk men-setting bios untuk first, second , third bootnya menggunakan usb-fdd , usb-zip dan first boot priority nya . flash disk kamu ditempatkan pada urutan pertama .. karena boot komputer biasanya akan menjalankan boot pada urutan pertama.

Kamis, 10 Oktober 2013

ELAWA GROUP: Cara Membuat USB Boot Acronis

ELAWA GROUP: Cara Membuat USB Boot Acronis: Good Morning gan, kali ini elawa akan berbagi ilmu yang kami temui di google, tentang cara membuat bootable usb acronis, tau kan apa gunany...

Kamis, 28 Maret 2013

Aneka Wisata Kuliner Khas Aceh Yang Unik | Nanggroe Aceh

Aneka Wisata Kuliner Khas Aceh Yang Unik | Nanggroe Aceh


Nanggroe Aceh - Berbicara tentang Aceh tentu tidak terlepas dari wisata kulinernya yang unik selain sejuta pesona alamnya yang menawan serta sejarahnya yang mengkilau. Jika Anda bepergian ke Aceh sepertinya belum lengkap kalau belum mencicipi aneka wisata kuliner khas Aceh yang unik. Inilah daftar menu kuliner Aceh yang sangat digemari wisatawan, terutama wisatawan asing,:



 

Ayam Tsunami/Ayam Tangkap


Ayam Tsunami/Ayam Tangkap

Memang dari namanya saja Ayam Tsunami/Ayam Tangkap sudah membuat penasaran, masakan ini diracik dari ayam yang berbumbu dengan rempah-rempah asli Aceh yang menggugah selera, serta berpenampilan yang mengingatkan kita akan musibah tsunami yang meluluh-lantakkan Aceh. Sekarang, lidah mana yang ingin meluluh-lantakkan ayam tsunami? Anda bisa menemukan masakan ini diseluruh kota Banda Aceh.

Sate Matang


Sate Matang

Sate Matang ini berasal dari kota Matang Geulumpang Dua Kab. Bireuen, kemudian mewabah keseluruh Aceh karena rasa sate yang dihidangkan dengan soto khas Aceh ini sungguh membuat air liur menetes. Anda bisa menemukan sate matang ini dimana saja di Aceh, jika Anda berada di kota Banda Aceh bisa ke Darussalam atau Lamnyong. 

Mie Aceh


Mie Aceh

Siapa yang tidak kenal dengan masakan yang satu ini? Mie Aceh yang telah diracik dengan rempah-rempah khusus ini dan dilengkapi dengan udang membuat harumnya sungguh ingin mencicipinya segera. Spaghetti Italia akan kalah dengan mie ini. Anda bisa menemukan mie khas Aceh ini diseluruh Aceh.

Bolu Manis Aceh


Bolu Manis Aceh

Bolu manis Aceh yang harum dan rasanya manis ini sangat nikmat jika ditemani dengan segelas kopi hitam atau teh tarek. Anda bisa menemukannya di kafe-kafe di kota Banda Aceh dan juga seluruh Aceh.

Gulai Kari Kambing/Sapi


Gulai Kari Kambing/Sapi

Kalau masakan ini telah menjadi favorit masyarakat Aceh sejak dahulu kala dan juga telah menjadi menu utama di seluruh restoran di Aceh dan menu masakan adat pada pesta-pesta di Aceh. Gulai kari kambing/sapi diracik dengan rempah-rempah alami Aceh yang di kari dengan kambing atau sapi dan memiliki rasa yang agak pedas dan pedas. Anda bisa menemukan masakan ini diseluruh restoran di Aceh. 

Sayur Pliek U


Sayur Pliek U

Sayur pliek U adalah masakan yang paling khas dan hanya ada di Aceh. Masakan ini dibumbui dengan rempah-rempah yang komplit serta aneka sayuran di dalamnya. Namun rempah pokoknya adalah pliek U yang dibuat dari parutan kelapa yang telah difermentasi. Penasaran? Silahkan menuju restoran terdekat atau meminta kerabat Anda yang orang Aceh untuk membuatnya untuk Anda. Karena setiap perempuan paruh baya di Aceh sangat lihai dalam urusan memasak sayur pliek U ini. 

Kuah Masam Keu`eung


Kuah Masam Keu`eung

Kuah masam keu`eung ini hampir sama dengan kuliner Thailand yang sering disebut dengan tom yam. Biasanya kuah ini berbahankan belimbing dan rempah-rempah khusus dan disertai dengan ikan bandeng atau tongkol namun banyak juga yang berbahankan udang. Harumnya sungguh menggugah selera dan setiap orang di Aceh akan dengan senang hati membuatnya. 

Itulah aneka wisata kuliner khas Aceh yang unik dan tidak akan pernah ditemukan di daerah lain selain di Aceh, kecuali ada orang Aceh yang memasaknya di restoran-restoran masakan Aceh di daerah lain. Untuk mendapatkan cita rasa asli dan alami, silahkan ke Aceh dan Anda akan menemukan kuliner-kuliner lainnya yang belum disebutkan. Tapi Anda bisa klik DISINI.

Selasa, 26 Maret 2013

SERIAL CATATAN HARIAN HASAN TIRO



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiAd8RZGv7ljLw4IB0eOqRVPeCd_N_u2ZLS6TyxRB0A7CwiNPs5h_yoEpmEbWR3yOfwx8cwKn6bq2GOcEAIZ4yDS8942Bp69iBozjyL3IsEU1t1Re71PqrqlGyjk6OZ69sdngPMmouUwwE/s400/MeunaSAH---HASAN+TIRO.png
Screen capture thread index milis MeunaSAH
dari website http://www.minihub.org

Artikel berikut ini merupakan terjemahan dari buku diary Dr. Muhammad Hasan Di Tiro yang ditulis oleh Beliau saat memulai pemberontakannya dulu. Buku yang aslinya dalam bahasa Inggris berjudul "The Price of Freedom: The Unfinished Diary of Tengku Hasan Di Tiro" ini diterjemahkan secara anonim dan disebarkan melalui mailing list pada tahun 1999. Pada era tersebut, ramai pejuang dan simpatisan Aceh Merdeka (ASNLF) yang memanfaatkan internet untuk mengkampanyekan perjuangan mereka.

Kami menerbitkannya secara berseri seperti apa yang pernah disiarkan di milis "MeunaSAH" itu. Kami tidak mengetahui secara pasti jika ada seri ke-4 yang beredar. Karena pada seri ke-3 masih terdapat kata "bersambung" yang kami tidak bisa menjejaki keberadaannya sekarang ini.

Berikut catatan "moderator" milis.
BANDA ACEH (MeunaSAH, 16/3/99). Tengku Hasan Muhammad di Tiro (70) atau dikenal dengan Hasan Tiro, tokoh prokemerdekaan Aceh ternyata penulis catatan harian yang baik. Itu bisa dibaca dalam karyanya "The Price of Freedom: The Unfinished Diary". Harian Serambi Indonesia yang terbit di Banda Aceh, menukil buku yang berkisah tentang perjalanan Hasan Tiro ketika pulang ke Aceh 23 tahun lalu. Setelah kepulangannya itu ia menulis: "Catatan Harian yang belum Selesai" itu.

Silahkan Anda membuat catatan Anda sendiri setelah membaca artikel berikut:
  1. HASAN TIRO: CATATAN HARIAN YANG TAK SELESAI (1)
  2. HASAN TIRO: CATATAN HARIAN YANG TAK SELESAI (2)
  3. HASAN TIRO: CATATAN HARIAN YANG TAK SELESAI (3)



Bibliografi

Release Date: Norsborg, Sweden : 1984
Genre: Autobiography
About: The Diary of Tengku Hasan Di Tiro for Aceh Struggle 1976
Description:
The Price of Freedom : The Unfinished Diary of Tengku Hasan Di Tiro, it is literally a diary of his daily activities from September 4, 1976 to March 29, 1979 and covers the period of formation and organization of the National Liberation Front of Acheh Sumatra (NLFAS).
Publisher: Information Department - National Liberation Front Acheh Sumatra
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhwDX4soke9oyTkXqIxt_jp2bkJNcddifDHsJWGc6hTq8zH22ZZNnNM2VoP97y0vkbyo68Z0ERp6FmmH-0HwWur9uJU86O-2uzKwgoxIOC0FnZTCCt4sBtW9gC3FO1AD-2DPRz_fWb0QfM/s640/BOOK+-+THE+PRICE+OF+FREEDOM.png

Hasan Tiro: Catatan Harian Yang Tak Selesai (3)


DALAM sidang kabinet, pada 16 Oktober 1977, diputuskan untuk memulai usaha-usaha penyelamatan sumber daya alam di Aceh yang mulai dieksploitasi, khususnya minyak dan gas di Arun, Aceh Utara, tanpa menghasilkan konstribusi yang cukup kepada masyarakat sekitarnya. Japan Economic Journal, edisi 21 Oktober 1975 menuliskan, "Ladang Gas Arun di Aceh merupakan salah satu ladang terkaya di Asia Timur yang terletak di Sumatera bagian Utara. Arun juga satu sumber gas alam terkaya di dunia." Jurnal itu juga melaporkan, Mobil Oil Corporation sudah menawarkan 37 persen konsesi Ladang Gas Arun seharga 450 juta dolar AS kepada pemerintah Jepang. Konsesi demikian, menurut Hasan Tiro, satu tindakan yang ilegal sebab tidak melibatkan orang Aceh yang memiliki kekayaan alam itu.

"Rakyat Aceh menjadi terasing di negaranya dan tanah leluhur mereka diperjual-belikan kepada perusahaan-perusahaan asing. Kami diburu bagai binatang karena memprotes ketidakadilan itu. Dapatkah hal semacam itu terus berlangsung di dunia ini," tulis Hasan Tiro dalam catatan hariannya.

Untuk menyelamatkan sumber daya alam, pasukan Front Pembebasan Nasional (National Liberation Front Acheh Sumatera = NLFAS) di "Propinsi Pase", tempat Ladang Gas Arun terletak, melakukan "tindakan lembut" dengan show of force di dekat Kota Lhokseumawe. Mereka diperintahkan tidak menembak.

Dalam aksinya, pasukan NLF meminta semua pekerja asing meninggalkan ladang gas Arun demi keselamatan mereka. "Kepada semua pekerja Amerika, Australia, dan Jepang dari Mobil dan Bechtel agar segera meninggalkan negeri ini. Kalian dapat kembali lagi nanti kalau suatu saat Aceh sudah merdeka," demikian bunyi seruan yang disebarluaskan.

Aksi 19 Oktober 1977 itu sukses. Pasukan NLF berhasil menghancurkan pembangkit tenaga listrik dekat Lhokseumawe dan Arun. Mereka juga memblokir jalan raya yang menghubungkan Medan-Banda Aceh. Meskipun terjadi tembak-menembak dan sejumlah kendaraan tentara rusak dalam aksi tersebut, tapi tak ada korban jiwa dari kedua belah pihak.

Pada 21 Oktober 1977, Hasan Tiro bangun pagi cepat karena adanya "pertengkaran" antara komandan peleton --yang ditugasi menjaga para penyuplai makanan dari daerah-daerah yang dekat dengan markas NLFAS-- dengan seseorang. Hasan Tiro mendengar suara seseorang yang cukup keras. "Saya tidak akan pergi sebelum melihat Tengku! Saya akan mati tanpa melihat Tengku!"

Masalahnya adalah pengawal segan untuk membangunkan Hasan Tiro terlalu dini. Komandan peleton menyarankan agar orang itu pulang saja ke desanya. "Tidak! Saya tidak akan pergi sebelum melihat Tengku! Saya akan mati tanpa melihat Tengku! Kalau saya mati, paling tidak saya sudah melihatnya!" teriak orang itu lagi.

Hasan Tiro terperanjat mendengar kenekatan orang tadi. Dia melompat ke tanah dari tempat tidurnya dengan kelelahan yang sangat, sehabis bekerja sepanjang hari yang cukup berat kemarin. "Saya selalu tidur di kamp dengan pakaian hijau dan pistol tergantung di pinggang," kata Hasan Tiro.

Lalu, ia meminta pengawal untuk membawa orang tadi menghadapnya. Pria itu masuk tergesa-gesa dan langsung mencium tangan Hasan Tiro yang dibalas dengan pelukan erat. Pria berusia sekitar 30 tahun itu namanya Taleb Abu Mae (Ismail). Air matanya tak terbendung. Dia datang ke Kamp Alue Djok sehari sebelumnya dan tidak mau pulang sebelum bertemu Hasan Tiro. Pria itu datang dari desa yang sangat militan, Pasi Lhok. Itu merupakan pertemuan yang sangat bermakna.

Beberapa hari kemudian, Taleb Abu Mae tewas diterjang peluru tentara ketika sedang melakukan satu misi. Dia meninggalkan seorang istri yang masih sangat muda dan dua anak.

Taleb diminta ayahnya pergi ke hutan untuk membantu Tengku apapun risiko yang terjadi. Ikut tewas bersama Taleb adalah Sulaiman Abdullah (33), Kepala Distrik Glumpang Lhee, Pidie, yang merupakan seorang pemimpin NLF cukup brilian. Mereka diserang tentara ketika sedang berjalan di pinggiran gunung untuk satu misi penting. Mereka, menurut Hasan Tiro, tidak bersenjata saat diserang. Sulaiman meninggalkan seorang istri yang masih muda dan tiga anak.

Pelantikan kabinet Meskipun kabinet negara Aceh telah diumumkan saat proklamasi kemerdekaan, 4 Desember 1976 dan setiap menteri sudah melaksanakan tugasnya di seluruh penjuru Aceh, tapi mereka belum pernah berkumpul semuanya di satu tempat. Hal itulah yang menyebabkan pelantikan kabinet tertunda selama hampir setahun.

Akhirnya 22 Oktober 1977, Hasan Tiro memutuskan untuk melantik para menteri yang terputus sejak tahun 1911. Waktunya dipilih 30 Oktober, yang bertepatan dengan hari pendaratan kembali Hasan Tiro di Aceh setelah selama 25 tahun "mengembara" di AS. Hanya dua orang yang tidak berada di tempat, yaitu Menteri Perdagangan Amir Rashid Mahmud dan Menteri Luar Negeri Malik Mahmud. Mereka sedang melakukan lawatan ke luar negeri. Diputuskan juga tempat pelantikan dilakukan di Kamp Lhok Nilam, sebab lokasi itu dekat dengan sejumlah desa sehingga makanan dan keperluan lainnya dapat diperoleh secara mudah.

Kamp itu juga cukup untuk menampung lebih dari 300 orang dan sangat cocok bagi sebuah acara pelantikan.

Segera segala sesuatu dipersiapkan. Kamp dihias dengan berbagai warna-warni dan ornamen layaknya sebuah acara besar kenegaraan. Daging, beras, tepung, gula, kopi, susu, madu, telur dan bahan makanan lain dipasok secara besar-berasan ke markas tersebut. Kaum wanita dari desa pinggiran sibuk membuat kue-kue. Tak ada rahasia tentang acara pengambilan sumpah para menteri.

Hari yang bersejarah itu pun tiba. Setelah dua jam berjalan kaki dari KampAlue Djok, rombongan Hasan Tiro tiba di Kamp Lhok Nilam. Segala persiapan sangat sempurna. Di "pintu utama" terpampang kalimat "Selamat Datang Wali Neugara ke Lhok Nilam." Hasan Tiro mengucapkan terima kasih kepada setiap orang yang telah bersusah payah menyukseskan acara tersebut.

Podium utama terletak di tengah-tengah lapangan. Di bagian depannya ada tiang bendera. Di utara, terlihat jelas air sungai Krueng Tiro mengalir tenang yang berlatar belakang Gunung Tjokkan, tempat kemerdekaan diproklamirkan. Di sisi kanan (sebelah timur) terdapat batu menjulang tinggi berbentuk cakaran elang, tempat Tengku Thjik di Tjot Plieng tewas ketika ia bertempur melawan tentara Belanda tahun 1904.

Ketika rombongan tiba di tempat itu, waktunya sudah siang dan makanan siap disantap. Makanannya sangat banyak. Orang-orang dari desa terdekatlah yang membawa semua makanan itu. Hasan Tiro tertegun sejenak. "Saya belum pernah menikmati makanan seenak ini sepanjang hidup saya di manapun di dunia ini. Tidak juga ketika saya berada di Maxim Paris atau di Mirabelle London, atau Le Mistral New York," ujarnya.

Lalu, pengambilan sumpah para menteri dilaksanakan secara khidmat. Acara dipimpin Menteri Kehakiman, Tengku Ilyas Leube. Ia adalah salah seorang menteri yang sangat senior. Penyumpahan dilakukan satu demi satu. "Demi Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, saya bersumpah: untuk mematuhi semua perintah Allah SWT dan Rasulnya Muhammad SAW, melanjutkan perjuangan Sultan Iskandar Muda dan Tengku Tjhik di Tiro, mematuhi perintah Wali Neugara Aceh Sumatera, melindungi dan menjaga konstitusi Aceh Sumatera."

Sumpah pertama dilakukan terhadap Menteri Dalam Negeri dan Deputi Menteri Luar Negeri Dr Muchtar Hasbi. Lalu dilanjutkan berturut-turut terhadap Menteri Pendidikan dan Informasi Dr Husaini M Hasan, Menteri Kesehatan Dr Zaini Abdullah, Menteri Sosial yang merangkap Gubernur Provinsi Peureulak Dr Zubir Mahmud, Menteri Keuangan Tengku Muhammad Usman Lampoih Awe, Menteri Pekerjaan Umum dan Industri Dr Teuku Asnawi Ali, Menteri Komunikasi Mr Amir Ishak dan Panglima Angkatan Bersenjata Muhammad Daud Husin alias Daud Paneuek.

Untuk memberkati acara pelantikan itu ditutup dengan doa yang dipimpin Menkeh Tengku Ilyas Leube. Lalu, bendera merah berlambang bulan bintang bergaris hitam di dua sisinya dikibarkan yang diiringi kumandang suara azan oleh seorang muazzin. Seluruh menteri, gubernur, dan anggota Komite Pusat NLF berdiri di belakang podium. Di depan mereka, berdiri pasukan dengan seragam lengkap. "Saya tidak pernah melihat orang-orang saya lengkap seperti ini sebelumnya. Saya sangat bangga kepada mereka," tulis Hasan Tiro.

Setelah pengibaran bendera, sejumlah tokoh menyampaikan pidato. Tampil pertama Tengku Ilyas Leube. Ia menyerukan agar rakyat Aceh bangkit sambil tak lupa meminta berkah dari para pendahulu yang telah mempertahankan tanah leluhur ini. Air mata setiap orang pun tak sanggup dibendung lagi. Semuanya menangis. Hasan Tiro tampil sebagai pembicara terakhir. Ia tak kuasa melihat kesungguhan pengikutnya. Air matanya tumpah. Ia tahu semua orang menangis ketika itu. Semuanya larut dalam tangis mengingat perjuangan yang masih sangat panjang. Dari lubuk hati Hasan Tiro yang paling dalam terbetik satu tanya, "Kapankah saya dapat memberikan senjata kepada orang-orang saya!".

(Bersambung)